Allah Subhanahu Wa Ta'ala says: فَا صْبِرْ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّلَا يَسْتَخِفَّنَّكَ الَّذِيْنَ لَا يُوْقِنُوْنَ "So be patient. Indeed, the promise of Allah is truth. And let them not disquiet you who are not certain [in faith]." (QS. Ar-Room 30: Verse 60) In Islam, the dunya (this worldly life) is described as temporary because it is only a place of testing, preparation, and planting deeds. The akhirah is the real destination — the eternal life where every soul finally receives complete justice, peace, and the result of what they believed and did. Allah reminds people many times that dunya is short compared to akhirah. Even if someone lives 80 or 100 years, compared to eternity it is like a moment passing by. That is why believers often think deeply about Yaumul Akhir, Jannah, and meeting Allah — not to escape reality, but to remember the true purpose of life. In The Qur'an, Allah describes dunya as something beautiful but temporary, while akhirah is lastin...
Mengapa Buku tentang Husnul Khatimah Layak Dimiliki? Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: ذٰلِكَ مَبْلَـغُهُمْ مِّنَ الْعِلْمِ ۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ ۙ وَهُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدٰى zaalika mablaghuhum minal-'ilm, inna robbaka huwa a'lamu bimang dholla 'ang sabiilihii wa huwa a'lamu bimanihtadaa "Itulah kadar ilmu mereka. Sungguh, Tuhanmu, Dia lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pula yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. An-Najm 53: Ayat 30 ) Click disini untuk beli Setiap orang memiliki cita-cita, pekerjaan, dan impian yang berbeda. Namun pada akhirnya, ada satu tujuan yang sama: berharap menutup hidup dalam keadaan yang diridhai Allah, yaitu husnul khatimah. Kita tidak pernah tahu kapan ajal akan datang. Karena itu, mempelajari tanda-tanda, sebab-sebab, dan amalan yang mengantarkan kepada husnul khatimah bukanlah sesuatu yang bisa ditunda terus-menerus. Buku ...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَلَوْ اَنَّ مَا فِى الْاَ رْضِ مِنْ شَجَرَةٍ اَقْلَا مٌ وَّا لْبَحْرُ يَمُدُّهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖ سَبْعَةُ اَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمٰتُ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ walau anna maa fil-ardhi ming syajarotin aqlaamuw wal-bahru yamudduhuu mim ba'dihii sab'atu ab-hurim maa nafidat kalimaatulloh, innalloha 'aziizun hakiim "Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat-kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana." (QS. Luqman 31: Ayat 27) * Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id Banyak orang tertarik pada teori-teori dimensi, dunia paralel, atau berbagai argumentasi imajinatif karena hal-hal itu memberikan rasa penasaran dan hiburan. Namun ketika pemikiran seperti itu hanya menjadi bahan fan art, animatic, reels, atau p...