⌛
Secara umum, ya, banyak ulama memandang game puzzle lebih aman daripada banyak RPG dari sisi konten, karena puzzle biasanya berfokus pada logika, strategi, atau menyusun bentuk dan tidak mengandung unsur akidah.
Namun, hukum sebuah game tidak ditentukan oleh genrenya, melainkan oleh isi dan dampaknya. Misalnya:
Puzzle: pada dasarnya mubah (boleh) jika tidak mengandung hal yang haram, tidak melalaikan kewajiban seperti salat, dan tidak menimbulkan mudarat.
RPG: tidak otomatis haram. Ada RPG yang relatif bersih, tetapi ada juga yang mengandung unsur penyembahan dewa, ritual syirik, atau konten lain yang bertentangan dengan ajaran Islam. Karena itu, isinya perlu dilihat satu per satu.
Prinsip yang baik adalah memilih hiburan yang membantu menjaga waktu, akhlak, dan tauhid. Jika suatu game membuatmu tidak nyaman karena bertentangan dengan keyakinanmu, memilih game lain seperti puzzle bisa menjadi pilihan yang lebih menenangkan hati.